Jangan Pandang Sebelah Mata, Menabung di Celengan Punya Banyak Manfaat



Sobat Treasury pernah menabung di celengan?                                                                                                                         

Budaya menabung ini berkembang di Indonesia setelah melihat orang-orang Tionghoa yang mahir mengelola uang. Mereka juga ingin sukses seperti warga Tionghoa dalam finansial finansial. Kebiasaan ini pun berkembang hingga sekarang. Banyak orang tua menggunakan celengan untuk melatih anaknya agar disiplin menabung. 

Dulu, celengan ini terbuat dari tanah liat. Kini, bahannya sudah beraneka ragam. Ada yang terbuat dari plastik, kardus, sampai kaleng. Bentuknya pun beraneka ragam, mulai dari hewan, tabung—sering disebut tabungan—dan bentuk lainnya yang memiliki kunci gembok agar mudah membuka celengan.

 

Menabung di Celengan Banyak Manfaatnya

Terkesan sederhana memang, tapi menabung di celengan ini punya banyak manfaat, lho, Sobat Treasury. 

Pertama, mengajarkan kita untuk bersabar. Uang yang ditabung di celengan biasanya berupa uang receh atau yang nominalnya tidak terlalu besar. Kita pun harus bersabar menunggu uang di tabungan terkumpul sembari konsisten menabung.

Kedua, melatih diri untuk disiplin. Menabung ini melatih kita untuk disiplin dan konsisten mengumpulkan uang. Walaupun menyisihkan uang rutin sebanyak Rp5 ribu, asalkan rutin, tahu-tahu terkumpul Rp150 ribu per bulan, lho!

Ketiga, menahan diri. Siapa sangka celengan ini bisa membantumu untuk menahan diri dan menjauhkanmu dari sifat boros.  Desain celengan ini didesain sedemikian rupa agar membuat sang pemilik kesulitan mengambil. Celengan tradisional, misalnya, terbuat dari tanah liat dan hanya bisa dibuka dengan cara dipecah. Tentu ini merepotkan, bukan? Akan tetapi, desain ini membantumu berpikir ulang untuk mengambil uang di celengan, lho. Daripada mencongkel satu per satu, lebih baik sabar menanti sampai penuh.

Keempat, lebih menghargai uang receh. Biasanya kita mendapatkan uang receh setelah berbelanja. Karena nominalnya kecil, uang ini sering diabaikan. Bahkan, berserakan di mana pun. Padahal, kalau dikumpulkan, hasilnya lumayan. Dengan menabung di celengan, uang receh bisa dikumpulkan. Jumlahnya pun bisa lumayan, lho.

 

Menabung di Celengan Bisa Makin Cuan 

Ingin menabung di celengan? Sebelumnya, kamu menentukan wadah yang akan dijadikan celengan. Misalnya, kaleng tidak terpakai, celengan plastic atau gerabah, dan tempat yang memiliki kunci. Kemudian, tentukan nominal recehan yang akan dimasukkan ke dalam celengan, misalnya Rp500, Rp1 ribu, Rp2 ribu, atau Rp5 ribu. Jangan lupa memasukkan tujuan menabung agar semakin termotivasi, ya! 

Sobat Treasury bisa menempatkan celengan itu di tempat yang tidak gampang diakses. Misalnya, kamu bisa menempatkan tabungan di kolong kasur atau lemari. Hal ini bertujuan agar kamu tidak tergoda untuk mencongkelnya sebelum penuh. Uang celengan pun bisa kamu manfaatkan agar bisa makin cuan, lho. Misalnya, Sobat menabung Rp10 ribu per hari. Dalam sebulan, kamu bisa mendapatkan Rp300 ribu.

 

Kamu bisa membeli emas dengan hasil tabungan. 

Mengapa emas?

Logam mulia ini terkenal tahan karat dan inflasi. Selain itu, harganya cenderung stabil dan naik setiap tahun. Membeli emas pun sekarang lebih mudah. Kamu bisa membelinya di aplikasi smartphone. Treasury, jadi pilihan yang tepat bagimu untuk investasi emas.

Treasury menawarkan emas dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp5 ribu. Lebih murah daripada segelas es kopi kekinian, kan?

Sobat tidak perlu meragukan legalitas aplikasi ini karena sudah mengantongi izin dari Bappebti. Sistem elektroniknya pun sudah terdaftar di Kominfo.Nggak hanya itu, kamu juga akan mendapat banyak keuntungan dari Treasury. Ada jaminan kepemilikan emas di PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) sesuai dengan gramasi yang dimiliki. 

Menarik banget, kan? Makanya, yuk investasi emas di Treasury sekarang!