Strategi Cermat #PunyaSimpenan Aset Kripto🤔



Aset Kripto tengah naik daun belakangan ini, makin banyak orang ingin mempunyai koin-koin berharga ini. Jika kamu tertarik juga, ada baiknya Sobat Treasury cari tahu dulu, strategi yang tepat biar kamu bisa raih #futureffic dengan Aset Kripto!

Kenali Nilai Pertumbuhan Aset Kripto

Crypbro akan ambil contoh Bitcoin, yang seringkali disebut sebagai Emas digital karena memiliki fundamental yang sangat mirip. Nilai keduanya naik turun mengikuti supply and demand, semakin banyak permintaan maka harga cenderung meninggi, dan sebaliknya.

Nilanya juga cenderung dipengaruhi oleh hukum scarcity,atau terbatasnya jumlah aset yang menjadikan aset tersebut menjadi langka. Nilai Emas cenderung terus naik karena jumlahnya memang relatif terbatas, dan satu hari nanti Emas akan habis dan menjadikannya langka. Bitcoin juga memiliki konsep yang sama.

Yang membedakan Bitcoin dengan Emas adalah bentuknya. Jika Emas ada bentuk fisiknya, Bitcoin hanya tersedia dalam bentuk digital, namun kepemilikannya tercatat dalam bentuk cryptographic.

Tips Sebelum Membeli Aset Kripto

Sebelum kamu membeli Aset Kripto di toko-toko atau aplikasi yang menjual aset ini, ada baiknya kamu perhatikan dulu beberapa hal ini:

1. Pilih aplikasi yang terpercaya dan sudah terdaftar di Bappebti.

Hal ini penting karena kalau beli di tempat sembarangan, rawan sekali dengan penipuan. Jadi, lebih baik membeli di tempat yang sudah terjamin, seperti Treasury yang bekerja sama dengan Tokocrypto yang sudah terdaftar di Bappebti.

2. Pilih Koin/Token dengan Kapitalisasi Pasar yang Tinggi.

Jika pasarnya sudah ada, likuiditasnya (naik turun nilai) juga relatif tinggi. Koin-koin dengan kapitalisasi pasar yang besar ini contohnya Bitcoin dan Ethereum. Kamu juga bisa memilih altcoin yang sudah berumur lama, dan punya ketahanan performa yang baik.

3. Aset Kripto, Jangka Pendek, Menengah atau Panjang?

Berbeda dengan Emas, pasar Aset Kripto terbuka 24/7, dan volatilitas nilai yang lebih tinggi. Jadi, sebaiknya kamu sesuaikan dengan tujuanmu #PunyaSimpenan Aset Kripto ya! Apakah untuk dana pensiun, yang berarti kamu punya tujuan jangka panjang. Atau untuk modal traveling, yang berarti jangka menengah. Pilihlah Aset Kripto yang paling cocok dengan tujuanmu. Tapi kalau Crypbro boleh saran, untuk Sobat Treasury yang masih pemula di dunia Aset Kripto, lebih baik memilih untuk tujuan jangka panjang .

Jangan FOMO!

Ini juga penting, banyak pemegang Aset Kripto pemula yang cenderung ikut-ikutan saat pasar bergerak. Ketika semua orang berbondong-bondong membeli satu koin tertentu, pemegang Aset Kripto yang pemula pun ikutan, tanpa mengetahui secara pasti profil koin yang dibeli. Baiknya, bekali dulu dengan pengetahuan soal Aset Kripto, termasuk cara kerjanya, agar tidak lantas latah membeli aset hanya karena lagi terkenal. Perbanyak referensi dan ilmu soal Aset Kripto, atau bertanya pada sobat yang tepat (uhuk… Crypbro hadir!) agar tidak merugi ke depannya.

Pakai Uang Nganggur

Gunakan uang nganggur atau uang dingin saat melakukan pembelian aset. Artinya, bukan dana yang memang dipersiapkan untuk digunakan dalam waktu singkat. Jadi, jangan pernah membeli koin dengan uang sekolah anak atau uang cicilan mobil ya! Kalau nilainya turun, nanti rugi.

Sedikit-sedikit, Lama-lama Jadi Bukit

Beli sedikit untuk menghindari risiko tinggi. Misal, jika Sobat Treasury punya uang dingin Rp 5juta, baiknya jangan langsung dibelikan aset semua, melainkan cukup 20% saja dulu. Jika setelah itu harganya turun, kamu boleh beli lagi, tapi sebaliknya jika harganya naik, tunda dulu pembelian.
Tidak punya dana sebesar itu? Tenang… di Treasury, kamu bisa #PunyaSimpenan Aset Kripto mulai dari Rp 5000an aja! Cocok banget untuk Sobat Treasury yang masih awam soal Aset Kripto. Tidak hanya itu, kamu juga akan menemukan banyak info dan tips seputar Aset Kripto bareng Crypbro!